LEGIO MARIA : Setiap Minggu pk. 10.00 di ruang OMK.
KTM: Setiap Hari Rabu pk. 19:15 di GSG.
BIA: Setiap Minggu pk. 08:30 kecuali Minggu ke-3.
|
KORONKA: Setiap Jumat pk. 14:30.
PARAGIRI: Setiap hari Rabu pk. 19:30 di GSG.
PDPKK St.Theresia: Senin, 15/7 pk. 19:00 di GSG Lt 2 “Mau Mengikuti
Aku?“ : Sebastianus Alatas
|
URSULA
►Latihan koor Kamis pk. 19.30 di rmh bpk. Paulus / Yutty
►Ibdt arwah 9th Ibu Maria Gadis : Selasa, 16/7 pk. 19.00
di rm bpk. Benny (Dyah) Garuntang
MARIA ►Lat Koor : Selasa ,di rm Ibu Yanita, Empek2 19
►Ibdt Lingk. : Minggu, 14/7 pk. 19:30 di rm Ibu. Yuli
Montana
samping Els Coffe
KRISTOFORUS
►Latihan koor Selasa, 16/7 pk. 19.30 di rm Ibu Wandi
BUNDA
►Ibdt Lingk. : Minggu, 14/7 pk. 19.30 di rm bpk. Sukarno
►Latihan koor Selasa, 16/7 pk. 19.30
|
YOHANES ►Latihan koor : Selasa di Gereja
►Ibdt arwah bp. Chandra
Hermanto:
Jumat, 19/7 pk. 19.30 di rm. Kel. Ibu Maria Bun
Merry
Perum
Puri Perwata Block K No 01
PAULUS ►Lat Koor Jumat, pk. 19:30 di rm Shane
Sihombing. Versaille A3-32
ANDREAS ►Lat Koor : Jum’at di gereja
AGUSTINUS
►Ibdt: Sabtu, 13/7 pk. 19:30 di rm Bp.
Subiyantoro
►Ibdt: Sabtu, 20/7 pk. 19:30 di rm
Ibu. Sulis
PETRUS ►Latihan koor : Kamis di gereja
YOSEF ► Ibdt lingk. : Sabtu, 13/7 pk. 19.30 di rm bpk.
Daryanto / Lina
|
Gereja Katolik Ratu Damai Jl. Ikan Kakap, 4 - Teluk Betung, Bandar Lampung
Maria Ratu Damai
Sabtu, 13 Juli 2019
KEGIATAN LINGKUNGAN, KATEGORIAL dan LAIN – LAIN
Misa dan Bacaan Liturgi Pekan Ini
Senin, 15 Juli Ratu Damai 18:00 Kel. 1:8-14,22; Mzm. 124:1-3,4-6,7- 8; Mat. 10:34- 11:1
Selasa, 16 Juli Kapel 05:30 Kel. 2:1-15a; Mzm. 69:3,14,30-31,33-34;
Mat. 11:20-24
Rabu, 17 Juli Kapel 05:30 Kel.
3:1-6,9-12; Mzm. 103:1-2,3-4,6-7; Mat. 11:25-27
Kamis, 18 Juli Ratu Damai 18:00 Kel. 3:13-20; Mzm.
105:1,5,8-9,24-25,26-27; Mat. 11:28-30
Jumat, 19 Juli Kapel 05:30 Kel. 11:10-12:14; Mzm. 116:12-13,15-16bc,17-18; Mat. 12:1-8
Sabtu, 20 Juli Ratu
Damai 18:00 Kej. 18:1-10a; Mzm. 15:2-3ab,3cd-4ab,5; Kol. 1:24-28; Luk.
10:38-42
Minggu, 21 Juli Ratu Damai 08:30
17:00
Pesta Pelindung Paroki Ratu Damai Dengan Babe
![]() |
| Sekitar lima ratusan warga sekitar Gereja Ratu Damai Teluk Betung Bandar Lampung banjiri "Bazar Babe" di pelataran gereja setempat, Minggu, 19 Mei 2019. Foto : Romo Roy |
Info dan Kontak person : Tienny : 0811791883, Herry: 085269238333, Ina: 08157903965.
PENDAFTARAN MISDINAR
Kehadiran Allah Dalam Sesama
![]() |
Romo Apol pada kegaitan “Seminar Hidup Baru Dalam Roh” belum
lama ini di Ngison Nando, Kalianda, Lampung Selatan.
|
Ketika sedang menghadapi masalah yang berat, tiba-tiba seorang teman lama menelpon dan menanyakan kabar kita. Dia datang membawa penyelesaian bagi masalah yang dihadapi. Ketika sedih, seseorang yang tidak dikenal mendekati dan menunjukkan empati serta memberikan hiburan. Atau, ketika kita didorong untuk memberikan sepotong roti kepada seseorang yang duduk di bangku di pinggir jalan, ternyata dia sudah tiga hari tidak makan. Masih banyak lagi peristiwa yang kita alami yang menunjukkan kasih Allah yang bekerja dalam hidup kita.
Allah yang Maharahim dan penuh belaskasih, mau menyatakan kehadiran-Nya di dunia ini. Dia selalu mau menyapa siapa saja yang hatinya terbuka untuk menerima kasih-Nya. Allah rindu untuk memakai setiap orang menjadi saluran kasih dan kerahiman-Nya. Ia ingin agar kita menjadi sesama bagi orang yang kita jumpai. Allah memanggil kita untuk menampakkan belaskasih dan kerahiman-Nya di dunia ini.
Adakah tempat di hati Anda untuk belaskasih dan kerahiman Tuhan? Bila ada, bukalah hati Anda dan biarkanlah Tuhan membuat dirimu menjadi sesama bagi orang lain.***(Frater-Frater Seminari Tinggi St. Petrus – Lentera Batin).
Keluarga dan Lingkungan
![]() |
| Romo Apol. (Foto : dr. Djoni) |
Ketua lingkungan tersebut sungguh menjadi gembala bagi lingkungannya dan bersama romo parokinya berencana 3 tahun lagi akan memekarkan lingkungannya menjadi 2 lingkungan agar lingkungannya terdiri dari 25 Kepala keluarga sehingga semakin banyak lagi umat yang berpartisipasi aktif dalam kehidupan lingkungan dan paroki. Beberapa kesulitan tentu sudah di depan mata. Misalnya, siapa yang mau menjadi ketua lingkungan, bendahara, sekretaris, dan seksi - seksi serta batas – batas geografinya.
Paroki teritorial berdasarkan pada wilayah geografi baik gerejani ataupun sipil.Dalam paroki pada umumnya adastasi, dalam stasi adalingkungan. Dan lingkungan terdiri dari beberapa kepala keluarga. Kepala Keluarga bersama anggotanya membentuk lingkungan, yang anggota – anggotanya saling penuh kasih persuadaraan, mendukung, dan menguatkan dalam kebersamaan sebagai orang beriman dan sesama manusia.
Lingkungan yang ideal menurut saya terdiri dari 15 – 30 Kepala keluarga. Meskipun sedikit tetapi anggota – nggotanya aktif dan kreatif untuk memajukan lingkungannya. Kalau ada lingkungan yang terdiri dari lebih 100 kepala keluargaakan mengalami kesulitan kalau ada doa atau kegiatan lingkungan yang diadakan dari rumah ke rumah.Misalnya, ada anggota lingkungan yang rumahnya tidak bisa menampung jumlah semua anggota lingkungannya.
Lingkungan yang banyak kepala keluarga kadang sulit dimekarkan menjadi lingkungan baru dengan berbagai alasan. Misalnya sudah terlanjur akrab, tetapi menurut saya akar persoalannya adalah adanya orang yang ingin bercokol menjadi ketua lingkungan seumur hidup dan umatnya sendirisangat malas dan pasif, tidak mau belajar, bertumbuh, berkembang, dan berbuah. Sebenarnya dimana ada kemauan, di situ ada jalan.
Ketua Lingkungan mestinya mau diganti tidak menjabat 3 periode berturut – turut, seperti seorang ayah atau ibu dalam keluarga yang baik akan bangga kalau anak – anaknya berprestasi, bertanggung jawab, mandiri, dan dewasa. Begitu pun ketua lingkungan kalau ada anggota jemaatnya yang menggantikannya dan berprestasi ikut bangga dan berbahagia, tidak merasa terancamdan minder. Kita diajak untuk membuka diri untuk pertumbuhan dan kebaikan bersama. Jangan menjadi manusia yang tertutup dan nyaman dalam kemapanan.
Keluarga katolik dipanggil untuk hidup mengereja, salah satunya terlibat aktif dalam kehidupan lingkungan, baik lingkungan Gereja atau pun masyarakat. Keluarga dan Lingkungan bagaikan dua sisi mata uang. Tidak ada lingkungan tanpa keluarga, tidak ada keluarga tanpa lingkungan.Kalau setiap lingkungan terdiri dari keluarga yang baik, aktif, dan rukun maka hal tersebut berdampak pada lingkungan Gereja dan masyarakat.***
Senin, 18 Februari 2019
Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung dan Yayasan Insan Damai Gelar Bakti Sosial Donor Darah
![]() |
| Bakti sosial berupa donor darah di Gereja Paroki Maria Ratu Damai Bandar Lampung di halaman parkir GSG setempat, |
RATUDAMAI.BLOGSPOT.com
– Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung dan Yayasan Insan Damai adakan bakti
sosial berupa donor darah. Palang Merah Indonesia (PMI) dan Rumah Sakit Ibu dan
Anak (RSIA) Santa Anna Bandar Lampung turut digandeng pada aksi kemanusian
tersebut.
Bakti sosial berupa donor darah ini berlangsung di dua
tempat sekaligus dalam waktu yang bersamaan, yakni : di Gereja Maria Ratu Damai
Teluk Betung dan Gereja Santo Petrus Panjang. Bakti sosial masing-masing
diadakan di halaman gereja setempat.
“Kita ada adakan dua tempat sekaligus karena waktu startnya
terlambat di Teluk dan di Panjang,” jelas Ketua Yayasan Insan Damai, Adreanus
Budi Jaya di Bandar Lampung, Senin, 18 Februari 2019, seperti dikutip dari
suarawajarfm.com.
![]() |
| Kepala Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung, RD Apolonius Basuki turut mendonorkan darahnya pada bakti sosial tersebut. |
Menurut Budi Jaya, dari dua kegiatan donor darah di dua
tempat tersebut berhasil terkumpul 261 kantong darah. “Peminat yang daftar di
Teluk 190-an yang berhasil diambil 159 kantong. Kemudian untuk peminat yang
daftar di Panjang 200-an yang berhasil diambil 102 kantong,” jelasnya.
Ketua Yayasan Insan Damai mengatakan dengan diadakan
kegiatan donor darah, diharap mampu menggugah masyarakat, khususnya umat Katolik
di Paroki Maria Ratu Damai untuk selalu berbagi.
“Agar lingkungan kita semakin menyadari bahwa donor darah
itu banyak berguna bagi kita dan orang lain. Selain itu, agar di lingkungan
kita khususnya daerah Stasi Teluk dan Panjang mudah mendapatkan permintaan
darah jika membutuhkan,” pungkasnya.
Budi Jaya menginformasikan bagi umat Katolik khususnya yang
berdomisili di Paroki Maria Ratu Damai jika membutuhkan darah bisa dengan
gratis mendapatkan di PMI dengan mengatasnamakan Yayasan Insan Damai.
“Yayasan sudah terdaftar di PMI sebagai penyelenggara donor
darah di awal tahun 2018. Jadi jika ada yang membutuhkan darah di lingkungan
kita dengan mengatasnamakan yayasan (Insan Damai) akan bebas biaya,” tutup Budi
Jaya.
![]() |
| Nampak terlihat, tidak hanya umat Katolik yang berpartisipasi pada bakti sosial ini, terlihat juga banyak masyakat umum turut mendonorkan darahnya di Panjang, Bandar Lampung. |
Sementara itu, Pastor Kepala Paroki Maria Ratu Damai Teluk
Betung, RD Apolonius Basuki mengatakan kegiatan donor darah adalah kegiatan
sosial kemanusian yang juga sebagai ungkapan iman.
“Kita tahu darah adalah bagian sangat penting bagi kehidupan
manusia. Harapan saya semoga kerjasama tersebut bisa terus dilanjutkan dan
semakin banyak orang terlibat,” kata Romo Apol singkat saat dihubungi terpisah di
Bandar Lampung, Senin, 18 Februari 2019.
Asal tahu saja, tidak hanya umat Katolik yang berpartisipasi
pada bakti sosial ini, terlihat juga banyak masyakat umum turut mendonorkan
darahnya.
Nampak turut mendonorkan darahnya, presenter TvOne, Brigita
Manohara yang juga calon anggota DPR RI daerah pemilihan Lampung 1 dari PDI
Perjuangan.***
Editor : Robert
Langganan:
Postingan (Atom)






